Marsha Timothy, Menanti Kiprah Industri Kelistrikan Nasional

Marsha Timothy, Menanti Kiprah Industri  Kelistrikan Nasional

Elektrifikasi nasional yang tinggi mencerminkan tingkat kesejahtraan masyarakat terus bertambah. Untuk mencapainya, seluruh pihak terkait dituntut saling bahu membahu menggenjot kinerja bisnis lebih cepat lagi.
Belakangan, dukungan dari pihak pemerintah dan pemegang kebijakan lainnya tergolong cukup besar. Dari sisi kebijakan, akahir-akhir ini pemerintah mulai mengeluarkan peraturan yang pro bisnis, seperti memeberi keleluasaan kepada pihak swasta untuk turut mengelola dan mendistribusikan energi listrik. Tujuannya, mempercepat peningkatan elektrifikasi nasional.

Sementara dari sisi implementasi, PT PLN (Persero) sebagai satu-satunya BUMN Kelistrikan Nasional belakangan juga semakin gencar melakukan berbagai upaya peningkatan elektrifikasi nasional, salah satunya dengan menggenjot pembangunan proyek pembangkit 10.000 Megawatt yang dicanangkan oleh pemerintah.
Selain itu, PLN terus mengencangkan ikat pinggang dan lebih cermat dalam menggunakan anggaran, seperti mengkonversi BBM ke gas untuk pembangkit-pembangkit diesel. Meskipun dalam pelaksanaanya masih terkendala distribusi gas nasional yang belum mengutamakan kebutuhan domestik.
 Upaya-upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Dua tahun terakhir tingkat elektrifikasi nasional mencapai 70 persen dari total penduduk. Namun, angka itu masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

Karenanya, PLN memasang target 100 persen elektrifikasi nasional pada 2012. Dengan catatan, seluruh pihak terkait turut mewujudkannya dengan meningkatkan kinerja dan peran masing-masing. Nah, untuk mencapai angka itu, peran industri sektor kelistrikan merupakan yang utama dan sangat dibutuhkan. Mengingat, pemerintah dan PLN sampai saat ini masih memiliki sejumlah keterbatasan utamanya soal pendanaan.   

Demikian diungkapkan aktris cantik Marsha Timothy. Kendati industri sektor kelistrikan merupakan yang utama, tetapi sejatinya seluruh elemen bangsa harus berperan aktif dalam mencapai target elektrifikasi nasional 100 persen. Tentunya, sesui dengan fungsi dan kiprah masing-masing.
“Masyarakat di luar industri, misalnya, bisa berperan aktif dalam mengoptimalkan penghematan penggunaan listrik. Bila dilakukan secara konsisten, maka sikap ini dipastikan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat lain yang belum terakses listrik,” ungkapnya.

Menurutnya, sikap tersebut juga akan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Pasalnya, tanpa ketersediaan energi listrik yang memadai dan merata, maka para pelaku bisnis akan kesulitan dalam menggenjot kinerja usahanya. Kebutuhan energi listrik sektor industri sangat tinggi untuk mengejar pertumbuhan yang lebih besar dan berkualitas.

“Ketersediaan energi yang memadai khususnya bidang ketenagalistrikan, merupakan prioritas utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu seluruh stakeholder di sektor energi harus terus menggenjot kinerja bisnis masing-masing,” kata kekasih putra rocker gaek Ahmad Albar, Fachri Albar.
Cacha - sapaan akrabnya, optimis 100 persen elektrifikasi nasional akan dapat dicapai dengan mudah, melihat pos-pos kementerian di sektor energi dan perekonomian yang diisi oleh kalangan profesional, seperti Kementerian ESDM oleh Jero Wacik, BUMN oleh Dahlan Iskan, Perindustrian oleh MS. Hidayat, dan Direktur PLN oleh  Nur Pamudji, Cacha merasa optimis ke depan pertumbuhan sektor energi akan lebih tinggi dari perkiraan.

Biodata

Wanita cantik yang bernama lengkap Marsha Timothy ini lahir  di Jakarta, 8 Agustus 1979. Namanya semakin terkenal, saat membintangi sejumlah iklan produk, film layar lebar maupun sinetron, dan video klip. Saat membintangi film Ekspedisi Madewa bersama aktor Tora Sudiro dan Indra Birowo, nama gadis berkulit putih yang lebih akrab dipanggil Chacha ini semakin populer.

Sinetron Nyanyian Cinta, Kekasih, Ranjang Rumput Hijau (FTV), Ketika Cinta Tak Dapat Dimengerti (FTV), Ruben (FTV), Arya Kamandana (FTV), dan di layar lebar pernah membintangi Coklat Strobery dan Merah Itu Cinta, adalah bukti kemampuan aktingnya yang tidak diragukan.

Akhir-akhir ini Cacha kembali membintangi film komedi romantis bersama Tora Sudiro yang berjudul Otomatis Romantis. Dalam film tersebut juga dibintangi Wulan Guritno, Tukul Arwana, Poppy Sovia dan Dwi Sasono. Perannya pada film itu, semakin mengukuhkan dirinya sebagai aktris andal yang tak melulu mengedepankan kecantikan dan kemolekan bodi.

Tidak hanya di dunia film dan sinetron, dara berambut lurus semampai ini juga aktif di dunia modeling. Sebagai model, Chacha pernah membintangi iklan untuk produk Ponds, Pocari Sweet, Capilanos. Selain juga menjadi bintang video klip untuk album Project Pop, Gigi, Ada band, Java Jive, Naff dan Kerispatih.

Prestasinya di dunia entertaiment, terbilang cukup memukau. Karenanya, pemeran Pintu Terlarang ini didapuk sebagai Duta Film Perancis untuk tahun 2009. Prestasi ini, selain karena kepiawaiannya dalam memerankan tokoh film dan sinetron, juga berkat kegemarannya terhadap film-film Perancis. Rachmat Wijaya

Author :

Tags : Sosok

0 Komentar

Berikan komentar anda

Top