Ceremony AGENDA
Trending

Rakernas AKLI dan Solusi Ketenagalistrikan Nasional

ListrikIndonesia.com |Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Mohamad Priharto mengaku Kementerian ESDM optimis bahwa Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) dan Asosiasi Profesionalis Elektronikal-Mekanikal Indonesia (APEI) akan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.


Hal tersebut diungkapkan Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Mohamad Priharto saat membuka Rakernas Bersama AKLI-APEI, di Jakarta (19/10). “Semoga acara ini akan memberikan kontribusi dan saya sangat optimis sekali karena antusiasme peserta pasti akan memberikan keputusan positif pada penyelenggaraan usaha penunjang tenaga listrik dalam rangka meningkatkan infrastruktur ketenagalistrikan nasional,” kata Mohamad Priharto, saat memberikan sambtan sekaligus membuka Rakernas Bersama AKLI-APEI.

Rakernas Bersama AKLI-APEI ini sendiri mengambil tema: “AKLI-APEI Siap Berkolaborasi dengan Stakeholder untuk Kemajuan Bersama Dalam Pembangunan Ketenagalistrikan di Indonesia”, ini dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) dan dihadiri oleh 30 DPD AKLI yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Menurut Ketua Umum AKLI, Puji Muhardi, ada dua hal penting mengapa Rakernas digelar. Pertama adalah dilaksanakannya rakernas merupakan salah satu kewajiban organisasi. Pada rakernas ini pula, DPP AKLI memberikan laporan kegiatan yang sudah dilakukan oleh DPP AKLI. “Ini adalah Rakernas pertama untuk AKLI dan kedua bagi APEI. Kami sebagai pengurus pusat menyampaikan kinerja selama periode pengurusan ini dan apa saja akan kita lakukan ke depan, termasuk juga menangkap usulan dan ide dari para anggota” kata Puji. Menurut Puji, hingga kini ada sekitar 1.952 anggota AKLI yang terdaftar dan aktif di dalam organisasi.

Pada kesempatan Rakernas ini pula, AKLI akan merapatkan barisan dalam merespons dinamika sektor ketenagalistrikan, terutama terkait dengan regulasi. “Kita tahu bahwa Pemerintah saat ini telah mengeluarkan banyak regulasi khususnya di sektor ketenagalistrikan, tentu ini jadi kewajiban kami untuk melakukan sosialiasi kepada teman-teman se-Indonesia sehingga mereka mengerti dan siap untuk melaksanakan regulasi tersebut,” terangnya.

Gelaran Rakernas ini pula, Puji menyampaikan bahwa amanat Munas AKLI kepada pengurus saat ini untuk membangun gedung (kantor) AKLI terus dikawal oleh pengurus. “Saat ini pembangunan gedung itu masih berproses dan kami menargetkan tahun 2023 kantor yang rerpresentatif bagi AKLI akan bisa diresmikan,” ujarnya.

Keberadaan AKLI sendiri sudah diakui secara Internasional. Karena AKLI terdaftar pada 2 (dua) Perkumpulan Ketenagalistrikan Internasional yaitu di tingkat ASEAN adalah ASEAN Federation Electrical and Engineering Contractor (AFEEC), dan ditingkat Asia Pasifik adalah FAPECA (Federation of Asia Pacifik Electrical Contractors Association “Jadi di negara-negara Asia juga memiliki asosisasi seperti AKLI,” imbuh Puji.

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button